Panduan Mengurus Visa Korea Selatan (Update: Maret 2017)

by - April 09, 2015

Korea Selatan beberapa tahun terakhir ini memang sukses membius banyak orang di seluruh dunia untuk datang ke negara ini, salah satunya berkat kepopuleran produksi beragam acara hiburannya. Dan bagi warga negara Indonesia, untuk memasuki negara yang berada di bagian selatan kawasan semenanjung Korea ini diperlukan visa, semacam sticker yang akan ditempel pada paspor dan hanya dikeluarkan pihak Kedutaan Besar Korea. 

Pengalaman mengurus visa Korea memang gampang-gampang susah. Ada yang pernah mengatakan bahwa untuk mengurus visa Korea harus memiliki tabungan minimal 30 juta rupiah atau, harus punya banyak cap/stempel di paspor yang membuktikan bahwa kita sudah sering jalan-jalan keluar negeri. Well, menurut saya, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Asal semua persyaratan dipenuhi dan Anda bisa meyakinkan pihak kedutaan bahwa Anda akan kembali ke Indonesia alias tidak akan berniat menjadi imigran gelap disana, saya yakin visa Anda akan disetujui. Berikut ini akan saya bagi pengalaman mengurus visa kunjungan singkat ke Korea dibawah 90 hari atau single-entry visa.

Persyaratan Dokumen
- Paspor Asli 
- Fotokopi paspor yang berisi halaman identitas beserta visa/cap negara yang telah dikunjungi
- Formulir aplikasi visa (silahkan cek website kedutaan Korea untuk formulir terbaru)
- Satu lembar foto yang sudah ditempel pada kolom foto di formulir aplikasi visa
- Kartu Keluarga atau dokumen yang dapat membuktikan hubungan kekeluargaan
- Surat Keterangan Kerja dan Fotokopi SIUP Tempat Bekerja
- Surat Keterangan Mahasiswa/Pelajar, bagi yang masih bersekolah
- Fotokopi Bukti Keuangan: 
  * Surat Pajak Tahunan (SPT PPH-21) yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak RI
  * Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir dan surat referensi bank
Catatan:
- Mahasiswa harus melampirkan surat keterangan mahasiswa dan bukti keuangan orangtua
- Ibu rumah tangga dan yang masih belum memiliki pekerjaan/penghasilan harus melampirkan bukti keuangan suami atau keluarga
- Bagi pengusaha yang ingin mengajak serta asisten rumah tangga, harus melampirkan surat sponsor dari Employernya (surat keterangan kerja, kartu keluarga, bukti keuangan tidak perlu dilampirkan)
Dokumen tambahan yang saya lampirkan
Tiket pesawat Jakarta-Korea pp
Bukti pemesanan hostel dari booking.com
Itinerary selama 8 hari di Korea (klik disini)
Fotokopi KTP, NPWP, Kartu Jamsostek dan id card perusahaan tempat bekerja dalam satu lampiran
Dokumen tambahan yang memang sifatnya tidak wajib ini saya lampirkan agar dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan oleh pihak kedutaan untuk menyetujui visa yang saya ajukan. Sementara untuk bukti keuangan, meskipun dituliskan untuk memilih salah satunya, saya tetap melampirkan fotocopy Surat Pajak Tahunan (SPT PPH-21), rekening koran 3 bulan terakhir dan surat referensi bank. Hasil membaca beberapa blog mengatakan bahwa melampirkan SPT sangat mempengaruhi persetujuan visa oleh pihak kedutaan. Untuk itu, selain agar tidak bolak-balik ke kedutaan jika nantinya dokumen tersebut diminta, saya memutuskan untuk tetap melampirkannya.

Untuk surat keterangan kerja dalam bahasa inggris bisa langsung meminta ke bagian HRD perusahaan tempat Anda bekerja. Biasanya HRD  sudah memiliki template untuk pengurusan visa. Kita hanya tinggal menuliskan kapan kita akan melakukan perjalanan dan kedutaan mana yang dituju. Pun dengan SPT PPh-21, bersyukurlah bagi Anda yang pajaknya sudah diurusi oleh pihak kantor. Setidaknya kemudahan inilah yang saya rasakan saat pengurusan visa :D

Tabungan
Inilah bagian yang paling sering ditanyakan oleh para applicant visa. Untuk jumlah dana yang harus ada di tabungan, sebenarnya pihak kedutaan tidak pernah menyebut angka pasti. Ada yang tabungannya lebih dari tiga puluh juta namun ditolak, tapi ada pula yang tabungannya hanya berkisar belasan bahkan jutaan, approved. Namun kembali lagi disetujui atau tidaknya visa adalah sepenuhnya kewenangan pihak kedutaan. Dan (amit-amit) jika visa ditolak, selamanya akan menjadi rahasia karena hanya Tuhan dan pihak kedutaan-lah yang tahu alasannya. Maka kemudian yang bisa dilakukan adalah mengikhlaskan segalanya dan mencoba apply lagi tiga bulan kemudian.

Kembali ke masalah jumlah dana yang harus ada di tabungan, banyak yang mengatakan bahwa dasar perhitungan yang dipakai oleh pihak kedutaan adalah dengan menghitung berapa lama Anda akan melakukan perjalanan kemudian dikalikan biaya hidup selama berada di Korea ditambah dengan dana yang cukup setidaknya untuk membeli tiket kembali ke Indonesia. Sebagai contoh untuk 8 hari, biaya hidup di Korea perhari misalnya 1juta maka 1juta x 8 hari = 8 juta plus tiket kembali ke Indonesia (jika belum ada) misalnya 4juta, maka Anda bisa mengendapkan dana di rekening Anda sekitar 12juta. Usahakan dana tersebut stabil selama tiga bulan terakhir karena pihak kedutaan akan mencurigai jika tiba-tiba ada lonjakan dana 'fantastis' yang masuk ke rekening Anda. 

Untuk surat referensi dari bank, hanya bisa diminta dari bank tempat membuka rekening. Jika Anda ingin meminta dari cabang lain, Anda bisa mengurusnya dengan menghubungi terlebih dahulu bank tempat Anda membuka rekening dan utarakan maksud Anda serta dimana cabang bank yang akan Anda datangi untuk mengambil surat referensi. Anda bisa datang dengan membawa surat permohonan. Contoh surat permohonan yang saya buat untuk mendapatkan surat referensi bank Mandiri guna pengajuan visa Korea silahkan klik link berikut. Pembuatan surat referensi bank ini dikenakan biaya sebesar seratus ribu rupiah yang akan dipotong dari saldo tabungan. Biayanya dua kali lipat dari harga biasanya karena memang pembuatan surat referensi tersebut melibatkan dua cabang.

Pendaftaran dan Pengambilan Visa 

-    Pengajuan Aplikasi Visa : 09.00~12.00
-    Pengambilan Visa : 14.00~16.00
-    Lama Proses Pembuatan Visa : ± 4 Hari Kerja ( Proses bisa lebih dari 5 hari kerja jika dokumen dianggap belum lengkap dan interview jika dibutuhkan)
-    Selama Proses Pembuatan Visa, Paspor tidak boleh dipinjam

Kedutaan Besar Korea Selatan bertempat di Jalan Gatot Subroto kav. 57 Jakarta Selatan 12950 (jika naik busway, turun di Halte Tegal Parang dan jalan kaki sekitar 300m ke arah menara Surveyor. Kedutaan Besar Korea tepat di sebelahnya). Untuk pengurusan visa dilakukan di gedung Consular Visa Section yang berada tepat di sebelah Kedutaan Korea (gedung paling belakang dari pintu masuk).

Prosesnya cukup mudah, cepat dan tanpa ada proses interview (kecuali jika diperlukan dokumen atau keterangan tambahan dari applicant, pihak kedutaan akan menghubungi melalui telepon dan mungkin bisa jadi akan sedikit ditanya-tanya). Memasuki gedung Consular Visa Section, Anda harus terlebih dahulu mengambil nomer antrian. Setelah nomer antrian dipanggil, Anda akan menuju loket bertuliskan VISA dan petugas akan memeriksa berkas dokumen yang Anda bawa. Jika sudah dianggap lengkap maka Anda akan diminta untuk membayar biaya pembuatan visa sesuai dengan jenis visa yang Anda apply. Petugas kemudian akan memberikan kuitansi tanda pembayaran dan menjelaskan estimasi tanggal keluarnya visa disertai dengan nomer telepon yang bisa dihubungi (021-29672580) untuk informasi jika visa sudah selesai.

Biaya Pembuatan Visa (Update Februari 2017) 

-    Single Visa (Visa kunjungan dibawah 90 hari) : Rp. 544.000,-
-    Single Visa (Visa kunjungan diatas 90 hari) : Rp. 816.000,-
-    Multiple Visa (Berlaku untuk 3 tahun) : Rp. 1.224.000,-
-    Double Visa (2 kali masuk dan Berlaku untuk 6 bulan) : Rp. 952.000,-
-    Biaya visa tidak dapat dikembalikan apabila dibatalkan proses pengajuannya atau visa ditolak oleh pihak Kedubes Korea

Untuk informasi lengkap mengenai persyaratan pengajuan visa Korea jenis lain, silahkan cek disini.
Tanda terima ini untuk pengambilan paspor dan visa yang telah selesai
Saya mengurus visa Korea pertama tanggal 12 Maret 2015 dan di kuitansi tertulis visa akan selesai pada tanggal 19 Maret 2015 atau tepat seminggu (lima hari kerja) dari hari pengajuan visa. Namun ternyata visa baru selesai dan dinyatakan grant atau approved pada tanggal 20 Maret 2015. Namun di pengurusan visa Korea saya yang kedua pada Februari 2017 lalu, waktu yang diperlukan sampai visa keluar relatif cukup singkat yakni hanya empat hari kerja. Karena banyaknya applicant visa Korea, terkadang pengurusan visa memang membutuhkan waktu yang lebih lama dari yang seharusnya. Selain dengan menelepon pihak kedutaan, Anda bisa mengecek online status visa yang Anda ajukan melalui website Visa.go.kr
Pengurusan atau penerimaan aplikasi visa dilayani setiap hari Senin-Jumat pukul 09.00-12.00 dan pengambilan visa hanya bisa dilakukan mulai pukul 14.00-16.00. 
Finally, now I can really say 'annyeonghaseo' in person!
PS.
Info lengkap pengurusan visa klik situs resmi Kedutaan Besar Korea Selatan untuk RI
Cek status aplikasi visa korea Anda di link berikut. Butuh panduan? Cek disini.

You May Also Like

0 comments