Travel Prologue. Persiapan Backpacking Keluar Negeri untuk Pertama Kali (02)

by - April 09, 2015



Traveling is Possible!
 Mengutip kata-kata inspiratif dari Claudia Kaunang dalam bukunya 101 Travel Tips and Stories 

“Don’t give up on your travel dream. Big, small or even tiny travel dream will come true and be yours one day. Just don’t give up. Traveling is Possible!”


Setelah sebelumnya fokus mengulas perihal dokumen dan menentukan terlebih dahulu negara tujuan  saat akan memulai melakukan perjalanan keluar negeri di (bagian pertama), saya akan melanjutkan  postingan kali ini membahas mengenai tiket akomodasi dan persiapan sebelum keberangkatan. Simak beberapa tips lain sebelum backpacking keluar negeri berikut ini. 


BERBURU TIKET MURAH
Anggapan bahwa ke luar negeri itu mahal adalah tidak sepenuhnya benar. Berapapun penghasilan Anda atau bahkan jika Anda belum berpenghasilan sekalipun,  saya yakin Anda bisa jalan-jalan! Mulai sisihkan uang Anda secara konsisten misalnya tiap bulan. Dalam kurun waktu tertentu saya percaya Anda akan bisa melakukan perjalanan. Beberapa maskapai yang memiliki penerbangan ke luar negeri misalnya ke negara-negara tetangga, Singapore, Malaysia dan Thailand sering menawarkan promo tiket murah. Berburu tiket murah adalah hal yang paling saya sukai. Susah susah gampang dan bikin nagih. Untuk orang-orang yang sering bepergian dengan cara backpacking, tiket murah is a must! Karena prinsipnya backpacker, sebisa mungkin meminimalisir pengeluaran termasuk untuk tiket. 
Yang paling ditunggu oleh para traveler, tidak lain dan tidak bukan adalah promo tiket murah keluar negeri (Photo copyright: airasia.com)
Tiket murah keluar negeri bukanlah sebuah keniscayaan
Untuk mendapatkan tiket murah sering-seringlah mengecek harga tiket di situs pencarian yang menawarkan perbandingan harga antar semua maskapai, misalnya skyscanner. Cara lain adalah subscribe atau berlangganan newsletter dari berbagai maskapai melalui email. Karena jika maskapai tersebut mengadakan promo, Anda akan menjadi golongan pertama yang akan diberitahukan. Hal lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengikuti forum pejalan. Biasanya antar member akan saling memberitahukan adanya program promo tiket dari maskapai tertentu. Selain itu, keuntungan lain tergabung dalam forum pejalan tersebut adalah sebagai referensi traveling keluar negeri bagi Anda karena adanya pertukaran informasi destinasi yang sudah mereka kunjungi dan segala hal yang berkaitan dengan perjalanan mereka. Jadi jika Anda pejalan pemula, Anda akan mendapatkan informasi yang sangat berguna untuk mulai belajar bagaimana melakukan perjalanan.  Akan ada jalan selama ada usaha. Karena tidak ada yang tidak mungkin, termasuk traveling keluar negeri. Mendapatkan tiket murah bukanlah sebuah keniscayaan. Saya pernah mendapatkan tiket Jakarta-Singapore hanya sebesar 90ribu rupiah dan Kuala Lumpur-Perth tidak lebih dari 400rb rupiah. Jika saya bisa dapat tiket murah, kenapa Anda tidak? Kuncinya, rajin cek harga tiket ya! 😁

MEMILIH JENIS AKOMODASI
Hostel di Phnomp Penh yang saya pesan dari Booking.com
Akomodasi dalam hal ini adalah fasilitas penginapan. Anda bisa mencari penginapan dari situs-situs pencarian seperti booking.com hostelworld.com agoda.com hostelbookers.com airbnb.com dll .. Saya lebih suka memakai booking.com karena tidak ada biaya 'dan lain-lain'. Dan perlu diingat juga, sebelum menentukan akan menginap di hostel, guesthouse atau setingkat hotel sekalipun, pastikan terlebih dahulu apakah penginapan tersebut memiliki opsi free cancelation. Karena jika satu dan lain hal mendadak harus batal, paling tidak beberapa hari sebelum keberangkatan, Anda tidak akan rugi bandar. Jika Anda ingin lebih berhemat, Anda mungkin bisa menginap di rumah orang lokal dengan memanfaatkan situs couchsurfing (info klik disini). Saya tidak akan berbagi pengalaman karena saya belum pernah mencobanya 😁.

Dalam hal mencari penginapan, sebagian orang memiliki prinsip go show, atau langsung mencari penginapan begitu sampai di tempat tujuan, tanpa ribet melakukan proses booking terlebih dahulu. Sah-sah saja memang, akan tetapi resikonya adalah bisa saja mendapatkan harga yang lebih mahal daripada jika memesan terlebih dahulu, atau bisa jadi lebih murah tapi dengan kualitas penginapan yang seadanya. Mencari penginapan sebelum hari H kedatangan membuat kita memiliki referensi dan pilihan untuk mendapatkan harga terbaik dengan fasilitas yang sesuai dengan yang kita inginkan.


MENYUSUN ITINERARY
Berbicara akomodasi adalah berbicara tentang itinerary. Dan berbicara itinerary adalah berbicara tentang riset. Riset mengenai daerah atau tempat tujuan, transportasi, dan segala hal yang berhubungan dengan destinasi yang akan Anda tuju, meski merupakan riset kecil-kecilan, akan sangat membantu dalam perjalanan Anda. Riset akan memudahkan dalam menyusun rencana perjalanan dan membantu memberikan gambaran mengenai bagaimana membagi waktu dan memilih moda transportasi serta menentukan tujuan ke lokasi mana saja yang ingin Anda eksplore. Dari itinerary juga, biaya estimasi yang akan dihabiskan selama perjalanan juga dapat diperkirakan. Menyusun itinerary dapat membantu memberikan gambaran akan tempat baru yang akan dikunjungi, meminimalisir tersesat dan memiliki amunisi mengenai kemana tujuan Anda jika Anda harus bertanya arah pada orang.
Contoh garis besar dari itinerary yang saya buat selama backpacking ke Indochina beberapa waktu lalu
Sebagian pelancong punya pedoman 'the best plan is unplanned' or 'a good traveler has no fix plan'. Terkadang hal tsb lebih seru dan menantang memang. Namun apapun itu, menyusun itinerary atau tidak, yang pasti terlebih dahulu membekali diri dalam mengenal medan yang akan dituju akan sangat berguna saat melakukan perjalanan. Perbanyak mencari info, bertanya di forum pejalan, atau sekedar membaca artikel atau blog orang-orang yang sebelumnya sudah pernah melakukan perjalanan. 

Informasi mengenai jam keberangkatan dan transportasi yang akan digunakan dari satu tempat ke tempat lain atau dari dan menuju penginapan juga penting dicatat. Hal ini akan berguna dalam menghemat waktu dan meminimalisir tersesat (meskipun hal ini juga tidak selalu granted). Memang, sepandai-pandai Anda menyusun itinerary, yang menentukan adalah apa yang akan terjadi di lapangan. Itulah mengapa traveling will educate you how to solve every problem you will be facing. Cheers!

  
PERSIAPAN AKHIR
Setelah itinerary beres, lantas persiapan apa saja yang perlu dilakukan berikutnya? Berikut saya rangkum sedikit tips perihal persiapan akhir.
Uang
Setelah menyusun itinerary dan memiliki gambaran berapa total cost yang kira-kira dibutuhkan, kini saatnya menukar rupiah Anda ke mata uang negara yang akan Anda tuju. Karena nilai tukar yang sifatnya fluktuatif, sebelum melakukan penukaran ada baiknya Anda senantiasa memantau perkembangan nilai tukar rupiah (misalnya di aplikasi atau website XE.com). Dari situ kemudian Anda akan tahu kurs dan selisihnya yang dapat dijadikan sebagai dasar perbandingan dengan beberapa money changer yang akan Anda pilih untuk mendapatkan kurs dengan rate terbaik. Opsi lain, Anda dapat mengambil uang dari mesin ATM di negara tujuan namun sebelumnya pastikan terlebih dahulu kartu debit atau kredit Anda bisa digunakan di negara tsb. Terkadang rate saat mengambil langsung uang di ATM luar negeri justru lebih bagus dari money changer di Indonesia. Tapi ingat, ada biaya yang dikenakan di setiap transaksi di luar negeri sehingga jika ingin melakukan penarikan tunai, usahakan untuk melakukannya sekaligus dengan nominal yang lumayan banyak, jangan sedikit demi sedikit dan berulang kali karena akan banyak memotong saldo tabungan Anda. 

Backpack, Tas dan Sepatu 
Penting juga memilih tas ransel atau backpack apa yang akan Anda akan gunakan. Karena judulnya backpacking maka pilihlah tas ransel atau backpack yang menurut Anda cocok dengan bahu Anda dan yang pasti, tidak membuat sakit. Sama halnya dengan memilih  sepatu. Jangan memakai sepatu baru dan hak tinggi (bagi perempuan) karena Anda akan berjalan jauh jadi penting bagi Anda untuk memastikan alas kaki yang nyaman. Bawalah juga satu tas kecil atau selempang untuk menyimpan barang-barang penting seperti paspor, uang, kartu-kartu kredit atau debit, dompet, handphone, kamera dan barang-barang penting lainnya yang akan selalu menempel di badan kemanapun Anda pergi bahkan jika harus ke toilet sekalipun. 

Pakaian

Nampaknya ini yang agak susah bagi perempuan. Saya yakin untuk pejalan pemula, rasa-rasanya semua yang ada di lemari ingin dimasukkan dalam tas 😓. Banyak  dari para perempuan yang akan melakukan perjalanan, takut membawa kostum yang tidak sesuai. Hal itulah yang sering menyebabkan banyak bawaan yang justru tidak terpakai. Usahakan membawa baju dan celana secukupnya serta sesuaikan dengan musim kunjungan Anda. Manfaatkan juga jasa laundry yang tersedia di hostel (jika ada) agar tidak kehabisan pakaian. Kalau kata travel writer sekaliber mba Claudia Kaunang, untuk seminggu cukup membawa lima atasan dan dua bawahan. Atau, mungkin berminat membeli kaos khas di negara yang Anda kunjungi? Well, it's absolutely your choice! :). Selain itu saya sarankan untuk membawa barang-barang sekali pakai untuk membantu mengurangi beban tas yang akan Anda bawa.

Obat-obatan pribadi
Hal ini wajib Anda bawa jika suatu saat Anda memiliki masalah dengan kesehatan Anda. Jikalau pun Anda tidak memiliki masalah kesehatan pribadi, Anda juga perlu menyediakan setidaknya obat-obatan seperti obat anti masuk angin, obat demam, sakit kepala, maag, dan obat diare jika dalam perjalanan Anda mengalami gangguan kesehatan seperti itu. Jangan lupa juga membawa plester jika suatu saat Anda mengalami luka.

Selain itu, mengoleskan balsem atau menempelkan koyo sebelum jalan dan malam sebelum tidur juga sangat membantu meredakan rasa pegal atau capek ketika harus jalan jauh saat traveling. Setidaknya itulah yang saya lakukan saat backpacking keluar negeri pertama kali. Ritual tempel koyo dimana-mana hampir setiap pagi dan malam saya lakukan selama perjalanan.

Menjaga kesehatan dan melatih fisik (apalagi untuk orang-orang yang jarang olahraga -seperti saya-) sebelum melakukan perjalanan sangatlah penting agar tubuh tidak 'kaget' saat hari H. Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti jogging, treadmill, lari-lari kecil, atau sekedar berjalan santai yang akan sangat membantu kaki Anda beradaptasi jika harus melakukan jalan kaki yang jauh saat backpacking nantinya. Perbanyak mengkonsumsi air putih dan juga madu dapat membantu menjaga kesehatan Anda tetap fit. Sakit saat dalam perjalanan liburan adalah hal yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun. Apalagi jika Anda melakukan perjalanan seorang diri. Liburan yang seharusnya menjadi kegiatan senang-senang, jangan sampai menjadi kegiatan yang tidak menyenangkan karena kondisi kesehatan yang tidak fit
 
(Photo Source: blog.opodo.de.)
Tips lain, sebelum terbang, manfaatkan fitur self check-in menggunakan web check-in. Hal ini akan sangat menghemat waktu Anda apalagi jika Anda tidak memiliki barang bawaan di bagasi karena setelah mencetak boarding pass sendiri, Anda bisa langsung melenggang bebas ke ruang tunggu tanpa harus antri di counter check-in. Selain itu, penumpang yang telah melakukan check-in sebelumnya akan ditunggu hingga benar-benar last minutes sebelum pesawat lepas landas karena logikanya Anda telah melaporkan diri Anda untuk ikut dalam penerbangan sehingga pihak maskapai akan menunggu Anda bahkan jika Anda datang 40menit sebelum pesawat take-off. Berbeda jika Anda belum melakukan proses check-in terlebih dahulu, saat Anda datang satu jam sebelum keberangkatan sekalipun, saya yakin belum tentu pihak maskapai akan tetap mengizinkan Anda untuk ikut dalam penerbangan karena memang idealnya counter check-in akan ditutup 45menit sampai satu jam sebelum jadwal keberangkatan. Tapi apapun itu, datang lebih awal ke bandara adalah sebuah hal yang harus dibiasakan. Tidak lucu juga kan, liburan gagal hanya karena ketinggalan pesawat? 😏


Satu hal lagi, seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, riset mengenai detinasi atau tempat tujuan adalah penting. Jangan malas untuk sekedar meluangkan waktu mencari informasi melalui artikel, blog atau buku panduan perjalanan ke tempat yang akan Anda tuju. Rajin-rajinlah melakukan riset kecil-kecilan sebelumnya, bahkan untuk sekedar mencari informasi mengenai apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan saat berada di tempat tujuan, mempelajari skema dan modus penipuan atau scam yang mungkin pernah terjadi di tempat yang akan Anda kunjungi untuk  meningkatkan tingkat kewaspadaan Anda dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selalu berdoa sebelum dan selama perjalanan juga penting karena hanya kepada-Nya lah kita meminta pertolongan dimanapun kita berada, terutama saat kita melakukan perjalanan di tanah antah berantah. Semoga kita senantiasa selalu dalam perlindungan-Nya. *bijak


Catatan ini adalah berdasarkan pengalaman saya saat melakukan perjalanan pertama keluar negeri. Setiap orang mungkin punya pengalaman yang berbeda dalam hal mempersiapkan perjalanan mereka. Semoga postingan ini bermanfaat bagi Anda yang memang ingin melakukan perjalanan keluar negeri. Having a question? Feel free to ask me. Let's go traveling! Cheers!


You May Also Like

0 comments