Tokyo Must Thing To Do: Capsule Hotel! [REVIEW 1 Night 1980 Hotel Tokyo]

by - December 19, 2016

1 Night 1980 Hotel Tokyo
Jika Anda punya rencana pergi ke Jepang, salah satu hal yang patut dicoba adalah menginap di hotel kapsul. Selain menghemat budget karena tarifnya yang memang lebih murah daripada hotel biasa, menginap di hotel kapsul juga akan memberikan pengalaman baru bagi Anda yang ingin merasakan -menjadi orang Jepang-. Hotel kapsul (カプセルホテル kapuseru hoteru) memang sangat populer di Jepang, diciptakan untuk memenuhi kebutuhan bagi mereka pekerja yang harus terlambat pulang karena lembur namun harus bekerja kembali saat pagi hari berikutnya. 

Related image
Penampakan kapsul hotel (Photo: tripadvisor)
Sesuai namanya, hotel kapsul biasanya berupa individual pods, self-contained mini hotel room, dengan hanya kasur, lampu dan terkadang, televisi. Konsep kapsul merujuk pada ruang-ruang kamar yang sangat kecil yang hanya muat untuk satu orang saja dimana di dalamnya hanya bisa sebatas untuk berbaring atau duduk. Hotel kapsul di Jepang pada umumnya lebih banyak tersedia untuk pria saja, namun belakangan ini mulai banyak bermunculan hotel kapsul yang juga bisa diinapi oleh wanita dengan aman. Salah satunya kapsul hotel yang saya gunakan saat menginap di Tokyo bernama 1 Night 1980 Hotel yang terletak di daerah Shitaya, Taito-ku.
Gedung 1 Night 1980 Hotel Tokyo (Photo1980stay)
Pintu masuk 1 Night 1980 Hotel Tokyo (Photo: 1980stay)
Sebelum memutuskan untuk menginap di 1 Night 1980 Hotel Tokyo ini, saya mencoba membandingkan dengan dormitory di hostel lain atau kapsul di hotel lain. Namun atas pertimbangan lokasi, fasilitas, kebersihan maupun harga, akhirnya diputuskanlah untuk memilih hostel ini. Meski pada awalnya ekspektasi saya tidak terlalu besar terhadap  1 Night 1980 Hotel Tokyo ini, namun menghabiskan dua malam di hotel kapsul ini nyatanya bukan menjadi suatu hal yang mengecewakan.
Lokasi
1 Night 1980 Hotel Tokyo terletak di daerah Shitaya, Taito-ku, Tokyo. Stasiun terdekat adalah stasiun Iriya (Tokyo Metro Hibiya Line). Lokasinya berada diantara pemukiman penduduk, dengan lingkungan sekitar khas perumahan dan apartemen Jepang serta dekat dengan sekolah. Dari stasiun Iriya exit 4, dibutuhkan waktu sekitar 5-8 menit dengan berjalan kaki menuju hostel. 
Lokasi 1 Night 1980 Hostel Tokyo diantara permukiman penduduk
Lingkungan sekitar hostel kala malam
Showa Dori, Taito, Tokyo, jalanan besar di dekat hostel
Fasilitas
Menginap di 1 Night 1980 Hotel Tokyo bukan merupakan pengalaman pertama saya menginap di hotel kapsul. Sebelumnya, saya pernah mencoba hotel kapsul di Ho Chi Minh City, Vietnam bernama Kaiteki Hotel, sekitar Februari tahun lalu. Dibandingkan dengan Kaiteki Hotel, bentuk kapsul di 1 Night 1980 Hotel Tokyo memang terasa kurang. Dari segi fasilitas di dalam kapsul hotel pun, Kaiteki lebih oke karena adanya pendingin ruangan di dalam kapsul dan juga televisi. Namun dari segi kenyamanan, 1 Night 1980 Hotel Tokyo tidaklah mengecewakan. Di 1 Night 1980 Hotel Tokyo, lantai untuk pria dan wanita juga dipisahkan. Lantai 6 adalah salah satu lantai yang dikhususkan untuk wanita. 
Peraturan hotel yang terpasang di dalam lift yang digunakan menuju kamar 
Pintu kamar menuju ruangan kapsul
Disambut lukisan perempuan Ekiyo-e saat memasuki ruangan
Ruang-ruang kapsul di kamar wanita (Photo: tripadvisor)
Selain ruangan tempat kapsul-kapsul berada, di lantai yang sama juga terdapat toilet, kamar mandi shower dan bathtub. Saat check-in, setiap pengunjung diberikan sebuah kartu untuk membuka pintu kamar, toilet maupun kamar mandi. Kartu ini harus diserahkan dan ditukarkan dengan kartu lain kepada resepsonis setiap keluar dari penginapan. Hal ini dimaksudkan agar kartu tidak hilang. Fasilitas standar seperti wifi yang tersedia di seluruh area, microwave untuk menghangatkan makanan, dan kursi santai juga tersedia  di dalam kamar
Tersedia kursi yang bisa dipakai saat makan atau sekedar becengkerama
Microwave dan pemanas air juga tersedia di dalam kamar
Ruang penyimpanan atau locker berbentuk seperti ruangan kecil seukuran lemari satu pintu (dengan pintu dan kunci konvensional) yang ukurannya cukup bisa digunakan bahkan untuk menggantungkan pakaian. 
Locker room, sesuai dengan nomor kapsul 
Locker room terletak satu ruangan dengan kapsul (Photo kanan: booking.com)
Sementara fasilitas di dalam ruang kapsul sendiri terhitung standar, hanya sebuah bunk bed dengan selimut dan bantal. Di dalam kamar, terdapat pendingin ruangan namun di setiap kapsul, disediakan kipas angin tambahan di dinding kapsul untuk menjaga sirkulasi udara. Di dalam kapsul juga terdapat dua colokan atau socket, serta sebuah kayu yang lebih terlihat seperti rak kecil yang bisa digunakan untuk meletakkan barang-barang kecil seperti ponsel, kamera maupun gadget yang lain saat dilakukan pengisian daya. Satu lagi, fasilitas lain layaknya hotel seperti peralatan toiletries: handuk, pasta dan sikat gigi, sabun, shampo, sisir rambut dan pisau cukur, juga disediakan secara cuma-cuma. 
Di dalam kapsul (Photo: tripadvisor)
Kamar kapsul tampak dari luar (Photo: booking.com)
Jalanan Showa Dori, pemandangan luar yang tampak dari jendela kamar
Sementara untuk toilet dan kamar mandi, bisa dikatakan cukup bersih. Toilet dan kamar mandi dipisahkan dalam dua ruangan yang berbeda. Di ruangan kamar mandi, terdapat tempat beberapa bilik untuk mandi shower dan bathtub serta westafel beserta kaca di dua sisi.
Shower dan Bathtub (Photo: 1980stay)
Fasilitas lain seperti area lounge di lantai delapan, vending machine minuman, laundry, juga tersedia disini. Untuk area lounge tersebut, jika ingin menggunakannya, pengunjung harus memberitahukan terlebih dahulu kepada resepsionis. Saya kurang paham hal ini dimaksudkan untuk apa namun demikianlah yang diberitahukan oleh si resepsionis saat check-in
Fasilitas lounge di lantai paling atas (Photo: tripadvisor)
Selain itu juga terdapat luggage storage di depan meja resepsionis yang terletak di lobi yaitu berupa dua rak yang bisa digunakan untuk menitipkan barang bagi pengunjung yang datang sebelum jam check-in atau setelah jam check-out. Sayangnya, penitipan barang hanya dibatasi hingga pukul 18.00. Untuk waktu check-in adalah pukul 15.00-21.00 dan waktu check-out adalah 04.00-12.00. 
Lobby 1 Night 1980 Hotel (Photo: tripadvisor)
Fasilitas luggage storage dan laundry juga berada di lobi masuk hostel (Photo: tripadvisor)
Tarif dan Pemesanan
Dalam bahasa Jepang, hotel ini menamakan diri Ippaku 1980 yen Hotel atau 1 Night 1980 yen Hotel (beberapa situs pemesanan seperti booking.com, menyebut 1 Night 1980 Hostel). Sesuai namanya, tarif yang dikenakan permalamnya untuk menginap di hotel ini adalah 1980 yen (belum termasuk pajak). Di Jepang, biasanya harga yang tertera belum dikenai pajak. Pajak yang dikenakan (VAT) biasanya sebesar 8%. Jadi total biaya yang harus dibayarkan untuk menginap semalam di hotel kapsul ini adalah 2.140 yen. 
Pemesanan hanya bisa dilakukan secara online
Pemesanan kamar 1 Night Hotel Tokyo ini hanya bisa dilakukan secara online melalui situs resminya di 1980stay.com atau melalui situs-situs pemesanan online seperti booking.com, agoda.com, dan lain-lain.

Kesimpulan
Saya pribadi lebih menyukai hostel dan selama ini selalu memilih hostel saat melakukan perjalanan atau nge-trip. Selain karena faktor ekonomis, adalah juga karena menginap di hostel akan memberikan kesempatan untuk lebih banyak bertemu dengan orang-orang baru dan ngobrol dengan sesama traveler dari berbagai belahan dunia. Kapsul hotel sendiri lebih mirip dengan hostel ketimbang hotel. Selama Anda bukan seorang claustrophobic (-phobia terhadap ruang sempit dan tertutup-), hotel kapsul memberikan Anda pilihan untuk mencoba hal baru dalam hal menginap di sebuah tempat yang cukup memiliki privasi namun dengan harga yang cukup terjangkau.

Petunjuk Arah Menuju Hotel
Iriya Station-exit 4. Setelah keluar dari stasiun, Anda akan menemukan sebuah persimpangan jalan berupa perempatan. Anda tidak perlu menyeberang melainkan hanya berbelok sedikit ke arah kiri mengikuti jalanan pedestrian yang ada. Di kanan Anda adalah Showa Dori, salah satu jalanan besar di Taito-ku. Berikutnya Anda hanya perlu terus berjalan lurus lebih kurang lima menit dan akan melewati sebuah sekolah SMP (Chūgakkō 中学校) dan beberapa restoran termasuk restoran Nepal. Jangan lupa juga untuk senantiasa memperhatikan langkah Anda karena bukan hanya pejalan kaki yang menggunakan trotoar tersebut melainkan juga para pengendara sepeda. Jika Anda kesulitan menemukannya lokasi hotel, Anda hanya perlu terus berjalan hingga menemukan jembatan penyeberangan untuk pejalan kaki. Dari situ Anda akan menemukan persimpangan dan Anda harus berbelok kiri dan kemudian menemukan sebuah jalanan kecil dimana letak 1 Night 1980 Hotel berada. (klik link berikut).


You May Also Like

1 comments